11.19.2013

Oh Jakarta...

Hari ini saya mendapatkan kabar bahwa hari jumat nanti adalah hari terakhir saya bekerja di Jakarta (untuk saat ini). Sempat berpikir "Mengapa saya harus kembali ke Bandung ketika Jakarta sudah mulai sejuk dan Bandung menjadi begitu dingin?".

Ada beberapa hal unik yang Saya alami selama di Jakarta. diantaranya...


Kolam Renang Seharga Rp. 5.100,-

ya, awalnya saya tidak percaya bahwa ada kolam renang yang harga tiket masuk nya semurah itu, di Jakarta pula -_-. Namun apalah daya dan upaya ku menolak semua kenyataan ini #tsah..


Martabak Mie (Omelet) Lebih Mahal Dari Ayam Penyet

Wildan, remaja 21 tahun asal lembang yang menjadi korban Martabak Mie "Dengan Cinta".. Kenapa harga martabak mie nya mahal? karena terdapat cinta di setiap celah pori-pori martabak itu..haha itulah kenapa disebut Martabak Mie "Dengan Cinta".

Mungkin untuk kedepannya agar harga Martabak Mie nya jadi murah, setiap pembeli harus mengucapkan "ga pake cinta ya mba!" ketika memesan..

Perjalanan Pulang yang Panjang

Hari sabtu lalu, kami merencanakan untuk pulang ke Bandung, kami pun berinisatif untuk membeli tiket kereta di jumat malam sepulang kerja.. setiba di stasiun Gambir, tiket ternyata sudah habis di booking. Harapan kami hanyalah travel, eh salah... harapan mereka hanyalah travel, karena saya tidak pernah berharap pulang menggunakan travel. *if you know what i mean*

Akhirnya kami pun memutuskan untuk menggunakan jasa travel. Namun semua rencana itu memang sudah diatur, travel pun penuh. Sehingga kami memutuskan untuk mencari tiket kereta dini hari berharap ada orang yang membatalkan kepergiannya ke Bandung.

Kami pun bangun jam 3 subuh, karena tidak ingin kehabisan sisa tiket, kami berangkat dari kosan jam setengah 4 subuh, ketika orang lain belum bangun dan Halte Transjakarta masih tutup.. Sialnya, kami baru tahu bahwa Halte Transjakarta itu tidak buka 24 jam ketika sudah di Halte Transjakarta.. Sedikit kecewa dengan sedikit penyesalan, tapi kami menyadari bahwa tidak ada yang sia-sia di dunia ini karena memang semuanya sudah diatur.

Ketika itu terlihat sebuah taksi yang sedang parkir, kami sempat berencana naik taksi menuju stasiun gambir untuk mencari sisa tiket yang mungkin masih ada, namun karena takut tidak mendapatkan tiket, akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke shuttle travel terdekat. Ketika disana, ada bapak yang sepertinya seorang supir sedang tidur terganggu dengan pertanyaan kami "maaf pak, buka nya jam berapa ya?", dan bapak itu pun menjawab dengan muka yang masih ngantuk "oh, maaf de, buka nya jam 5, itu pun udah penuh, paling masuk ke waiting list, dan itu pun belum tentu ada". harapan mereka untuk naik travel pun pupus dan harapan saya untuk tidak naik travel ada lagi :).. walaupun sebenarnya percakapan kami dengan bapak supir tidak seperti itu..

Kami pun memutuskan dengan harapan terakhir untuk pergi ke stasiun Gambir menggunakan taksi karena peluang yang lebih besar untuk mendapatkan tiket adalah tiket kereta. Teringat sebuah wangsit... "kalo naik taksi, mending yang warnanya putih, atasnya kuning, biasanya lebih murah", seketika muncul taksi yang memiliki ciri2 itu di depan kami. Kami pun segera naik taksi itu menuju stasiun Gambir. Setibanya disana, kami pun bergegas ke loket tiket, namun apa daya dan upaya, lagi-lagi loket tiket masih tutup..

Setelah sholat subuh, kami pun bergegas menuju loket tiket penjualan kereta yang masih tutup, namun disana sudah banyak orang yang mengantri. setelah sekitar setengah jam mengantri, akhir nya loket itu pun buka, dan tiket kereta menuju bandung pun masih tersedia... kelas Eksekutif. Waw! 110rb men! berharap kondisi keretanya lebih bagus, ternyata tidak... bagi saya. Desain dan bau didalam kereta eksekutif hampir mirip mobil atau bus. "Oh No!!" terpikir dalam benak saya,.. tetapi Alhamdulillah, saya bisa bertahan dalam kondisi itu selama 3 jam perjalanan.. ya! memang semuanya sudah diatur. :)

Bus Transjakarta Vs Tukang Kacang

Ketika media heboh memberitakan tentang denda 1jt bagi siapa saja yang menerobos jalus busway, saya dikejutkan dengan gerobak penjual kacang yang masuk jalur busway -_-".. dan memang terbukti bahwa bus transjakarta kalah saing dengan gerobak penjual kacang.. alhasil bus yang saya naiki harus berjalan pelan di belakang gerobak kacang itu... nice!

Tapi sayangnya, saya tidak sempat mengabadikan momen itu haha

Nyasar di Grand Indonesia

Tepat kemarin, Kami mendapatkan hadiah berupa uang makan sebagai perayaan bebas bugs dari Pak Jo (Salah satu petinggi PT. Bee Solution Partners), dengan syarat kami wajib mengirimkan foto ketika makan-makan ke Pak Jo -_-". Kami pun menerima tantangan itu #tsah.

Mumpung ada subsidi uang makan, kami memutuskan untuk makan malam di Grand Indonesia. Dengan gaya yang "so tau", kami pun berjalan untuk masuk ke Grand Indonesia daaannn... kemudian dihadang pak Satpam. Beliau berkata "kalo mau masuk mall, jalan sana de", sambil menunjuk ke arah pintu karyawan.

ke-"so tau"-an kami pun berlanjut, didalam ruangan yang tertulis "pintu masuk karyawan" ada 2 lift. yang pertama hanya untuk lantai basement dan lantai 1, yang satu lagi untuk pergi ke semua lantai. dan kami pun dengan pede masuk ke lift yang hanya bisa ke lantai 1, entah sama2 tidak tahu atau ketularan "so tau", ada 2 orang yang kayaknya sih pacaran, ikut masuk ke lift yang salah.. -_-"

Setelah menyadari semua kebodohan itu, kami pun berganti lift, dan masih diikuti 2 orang itu. Tidak banyak kebodohan lain setelah keluar dari lift itu hingga selesai makan. Namun ketika hendak pulang, kami tersesat.. berbeda dengan orang lain yang tersesat, kami sih lebih elegan tersesatnya.. di Grand Indonesia. yang paling ngeselin itu pas masuk toko elektronik, ada banyak tulisa exit, dan kami mengikuti petunjuk itu.. sudah lama kami baru menyadari bahwa kami hanya berputar2 di toko itu -_-". . Apakah ini teknik pemasaran? entahlah..

Setelah menemukan lift, saya pikir tidak akan ada kebodohan yang lain, ternyata kami salah keluar dari lift, kami turun di tempat penjualan minuman keras, tp bukan es batu. Sebagian memilih masuk lagi ke lift, dan sebagian nekat masuk ke dalam tempat itu, perempuan lagi, berkerudung pula.. kebayang kalo mereka masuk dan bilang ke bartendernya sambil mukul meja "Mas! saya pesan bajigur sachet nya satu!".

/*************/

10 comments: