1.01.2014

Tahun Baru


Tahun baru, tak banyak yang saya bawa dari tahun lalu, kecuali bekas luka karena kemarin jatuh dari motor. Malam tahun baru, banyak kendaraan dari luar kota, masuk ke bandung, dan buang sampah sembarangan, tak sedikit juga kendaraan asal bandung yang melakukan hal serupa. lempar tisu, lempar rokok, dll tapi tidak semua. mungkin mereka menganggap bahwa sampah organik tidak apa2 dibuang sembarangan, tp tidakkah mereka tahu bahwa ada tempat sampah khusus sampah organik?

Seandainya semua orang sabar,. pasti kehidupan akan lebih baik. ya, sabar untuk tidak membuang sampah sembarangan, sabar untuk kaya (tidak korupsi, tidak merampok, dan bahkan tidak musyrik), sabar tidak membunyikan klakson di lampu merah padahal baru saja hijau, dan masih banyak lagi.
sebagian orang berkata "Sabar itu ada batasnya", tapi menurut saya tidak begitu..

"Sabar itu tidak berbatas, hanya manusia itu sendiri yang membatasinya."

sabar itu seperti otot lumba-lumba kok, bisa dilatih.. haha

Tahun lalu begitu banyak kejadian yang menguji kesabaran saya. sejak saat itu, saya punya definisi baru tentang sabar..

"Kesabaran itu bukan tentang batasan, tapi tentang masih pantaskah orang itu kita berikan kesabaran?"

coba bayangkan jika semua orang sabar..

mungkin setiap kendaraan memiliki tempat sampah didalamnya, sehingga tidak akan terlihat lagi sampah keluar dari jendela kendaraan, dan setiap orang akan memiliki kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya, sehingga ketika mereka ingin membuang sampah dan tidak ada tempat sampah, mereka menyimpannya didalam saku sampai menemukan tempat sampah..

mungkin bunyi klakson di jalan hanya untuk menyapa teman, tidak ada serobot2an kendaraan, tidak ada mobil yang berhenti di RHK, tidak ada yang nerobos lampu merah walaupun terlihat kosong..

mungkin Indonesia akan menjadi negara makmur, tidak ada koruptor, tidak ingin mengambil uang orang lain hanya untuk memenuhi nafsunya saja, karena setiap orang ingin sukses, ingin kaya, tapi mereka sabar.. dan walaupun mereka tak kunjung sukses dan kaya, mereka hanya berkata "belum rezekinya".. ah! indahnya jika semua orang seperti itu..

"Oke! resolusi tahun depan saya akan menjadi lebih baik!" 

perkataan itu saya rasa tak perlu, tak perlu nunggu tahun depan untuk melakukan sesuatu, bagaimana jika diubah menjadi "Oke! resolusi besok, saya akan menjadi lebih baik", atau bahkan

"Oke! Sekarang saya harus lebih baik!"

Mungkin ada yang berpikiran "Emangnya sabar itu segampang nulis ini!! hah?", 2 hal yang harus diperhatikan. Pertama, nulis ini gak gampang haha, yang Kedua, sabar juga gak gampang. Kalo sabar itu gampang, untuk apa ada keistimewaan dalam kesabaran?

"Sesungguhnya, Tuhan bersama orang-orang yang sabar."

dan Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu pernah mengatakan: “Ketahuilah, bahwasanya (perumpamaan) sabar dengan iman seperti kepala dengan badan. Jika kepalanya terpotong maka binasalah badannya.

Susah sih, tapi (Insya Allah) bisa!

#NTM

8 comments:

  1. Semangat semangat hap hap hap!! Yang penting: "usaha"nya. :'D

    ReplyDelete
    Replies
    1. *sambil ngebayangin si hap* haha setuju sis :D

      Delete
  2. Nah sama gue juga abis taun baruan di Bandung -__-

    ReplyDelete
    Replies
    1. waaah, semoga ente ga buang sampah sembarangan gan :D

      Delete
  3. kalau bisa dikantongin dulu sampahnya ya.. :D

    ReplyDelete
  4. semoga resolusi menjadi lebih baiknya tercapai. bdg emg tujuan yg pas untuk tahun baruan selain puncak dan ga heran kalo sampahnya jg banyak . oh iya salam kenal ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin gan, haha iya kalo tiap hari jumat sama sabtu, selalu macet kalo pulang kerja, karena weekend,. haha salam kenal juga gan :)

      Delete